Pengangkatan Kepala SMAN 18 Kota Bekasi Dipertanyakan

Share it:
Bekasi,(MediaTOR) - Pengangkatan Reni Yosefa MSi, guru SMAN 8 Kota Bekasi menjadi Kepala SMAN 18 menggantikan Dra.Hj.Nani yang dimutasikan menjadi Kepala SMAN 12 Kota Bekasi, dipertanyakan. Dan hal ini menimbulkan gejojak diantara guru SMAN 8, khususnya mereka yang sudah berpengalaman menjadi wakil kepala sekolah. Promosi pengangkatan Reni Yosefa itu diduga penuh permainan sebab dia belum pernah menjadi wakil kepala sekolah ataupun mengikuti Diklat dan Praktek Magang calon kepala sekolah.   
      Sesuai Permendiknas 28 tahun 2010 tentang pengangkatan guru menjadi kepala sekolah, bahwa seseorang yang akan dipromosikan menjadi kepala sekolah harus mempunyai pengalaman menjadi wakil kepala sekolah. Juga mengikuti pendidikan dan latihan (diklat) dan praktek magang calon kepsek. 
      Keterangan yang diperoleh MediaTOR bahwa Reni Yosefa adalah guru mata pelajaran Matematika dan sebagai staff kurikulum di SMAN 8 Kota Bekasi. Dia belum berpengalaman sebagai wakil kepala sekolah apalagi mengikuti diklat dan magang calon kepsek. Dia dipromosikan menjadi Kepala SMAN 18 diduga karena kedekatannya dengan pejabat Dinas Pendidikan. Bahkan disebut-sebut, dia bersama kakaknya yang salah seorang Kepala SMPN  di Kota Bekasi menemui Top Leader Kota Bekasi di rumahnya di daerah Pekayon. 
      Disamping itu, kata sumber MediaTOR bahwa dalam promosi guru menjadi kepala sekolah, tidak luput dari penilaian isi tas. Artinya besaran jumlah dana sebagai cost operation. Jadi bukan hanya factor kepangkatan dan kemampuan manajerial untuk mengelola pendidikan di sekolah, khususnya tentang  EMASLIM yaitu Education, Managerial, Administrator, Leadership, Inovator dan Motivator.   
    Kepala Bidang Pendidikan Menengah (Kabid Dikmen) Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Ujang Tedy.S ketika mau dikonfirmasi tidak ada di tempat bahkan beberapa nomor ponsel miliknya tidak ada yang aktif. Begitu juga dengan Kadisdik Rudi Sabarudin susah untuk dihubungi.(Arifin Lbs/DM)

Share it:

Bodetabek

Post A Comment:

0 comments: