Bandung,(MediaTOR Online) -- Dewan Pimpinan Wilayah Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (DPW LSM-LIRA) Jawa Barat resmi dilantik oleh Wakil Presiden DPP LSM-LIRA Syamsudin, SH di Aula Rooftoo Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat.(29/10/2025).
Pelantikan tersebut menandai babak baru masyarakat dapat melaksanakan fungsi kontrol dalam tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan di Jawa Barat.
Pelantikan DPW LSM-LIRA Jawa Barat tersebut dihadiri Gubernur Provinsi Jawa Barat diwakili Kepala Bakesbangpol Drs.Wahyu Mijaya,S.H.,M.Si, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat H.MQ.Iswara, Ketua KPID Jawa Barat dan Ketua Komisi Informasi Jawa Barat, tokoh masyarakat, tokoh agama serta pimpinan lembaga kemasyarakatan tingkat Jawa Barat.
Wakil ketua DPRD Jawa Barat Ir.H.M.Q. Iswara menyatakan Komitmen DPRD untuk bersenergi dengan LSM-LIRA dan bersama-sama mulai dari penyusunan perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi anggaran pemerintah siap terbuka bersama LSM-LIRA dan semoga dapat meningkatkan keterbukaan informasi publik serta meningkatkan Indeks Persepsi Anti Korupsi Jawa Barat, serta meningkatkan kepercayaan masyarkat kepada pemerintah yang lebih baik, lebih maju dan lebih istimewa. Ujarnya.
Setelah sekian lama Jawa Barat tidak memiliki Gubernur Non APBD yaitu Gubernur Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (LSM-LIRA) yang didirikan sejak tahun 2005. Sehingga pada tahun 2009 LSM-LIRA memperoleh Rekor MURI yang memiliki jaringan terbesar seluruh Indonesia. Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah-Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat Jawa Barat (DPW LSM-LIRA) Jawa Barat dilantik oleh Wakil Presiden Bidang Kornas-DPP LSM LIRA Samsudin SH. mengatakan sedianya Pelantikan ini oleh Presiden LSM-LIRA Drs.KRH.Jusuf Rizal,SH,SE,M.Si namun beliau ada kegiatan lain yang tidak bisa ditinggalkan maka saya yang ditugaskan.
Lebih lanjut Wapres LSM-LIRA Syamsudin,SH mengharapkan kehadiran LSM-LIRA di Jawa Barat dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah Jawa Barat dalam melaksanakan berbagai pembangunan khususnya yang bersentuhan langsung kepentingan msyarakat namun juga tetap kritis dan independen secara organisasi.
Usai pelantikan Asep Komarudin sebagai Gubernur LSM-LIRA didampingi Jonny Sirait Wakil Gubernur, Muhamad Lili Sekertaris Wilayah, dan Dr. H. Dede Mulyana Bendahara DPW LSM-LIRA menjelaskan bahwa Amanah yang baru diembannya, akan dapat berjalan dengan sebagaimana mestinya sesuai mekanisme organisasi bila kita laksanakan secara bersama-sama seluruh pengurus yang telah dilantik dan kita terus berkomitmen mendorong terciptanya pemerintahan yang bersih dan berkualitas di Jawa Barat, dan siap menjadi mitra terdepan pemerintah namun tetap kritis dan independen. Hal ini merupakan wujud dukungan penuh kepada kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto yang terus berkomitmen untuk memberantas korupsi harus dijadikan momentum Jawa Barat untuk turut mengawal kebijakan beliau dan komitmen bersama untuk mencipatakan pemerintaham yang bersih transfaran dan mendorong partisipasi masyarakat melalui literasi Anti Korupsi dikalangan Generasi Muda, sehingga gerakan Anti Korupsi ini dapat menjadi Budaya bangsa dalam membangun Indonesia menjadi negara Maju walau pasti akan membutuhkan waktu yang panjang,tambah ASKOM panggilan akrab Asep Komarudin.
Selain itu, “pada momentum acara tersebut dilakukan juga penandatanganan kerjasama program antara LSM-LIRA Jawa Barat dengan para pihak stackholder Jawa Barat, seperti Komisi Informasi Jawa Barat, Universitas Al Ghifari, Fakultas Dakwah UIN Sunan Gunung Djati, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Provinsi Jawa Barat dan STMIK Mardira Indonesia. Sebagai wujud komitmen bersama dalam upaya Pencegahan Korupsi di Jawa Barat melalui Gerkaan Literasi Anti Korupsi di kalangan Generasi Muda dan menyusun seperangkat kurikulum dan sistem dalam membangun Budaya Anti Korupsi sejak dini di Jawa Barat.” pungkas, Askom.
Penghargaan Award LSM-LIRA 2025 untuk Walikota Bekasi diserahkan Sekretaris Dewan Pendiri LSM-LIRA Mustakim Ishak kpd Asisten Daerah III Administrasi Umum Setda Kota Bekasi Drs. Dinar Faizal Badar.1.Prof. Dr. ST. Burhanuddin, S.H.,M.M. – Jaksa Agung RI
2.Dr. H. Tb. Ace Hasan Syadzily, M.Si. – Gubernur Lemhannas
3.Dedi Mulyadi –Gubernur Jawa Barat
4.Rudi Susmanto – Bupati Bogor
5.Dr. Tri Adhianto Tjahyono – Wali Kota Bekasi
6. Dr. H. Dony Ahmad Munir – Bupati Sumedang.
Pada kesempatan penyerahan secara simbolis Penghargaan Award LIRA 2025 tersebut :
1.Gubernur Jawa Barat di wakili oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pemerintah Provinsi Jawa Barat Drs.Wahyu Mijaya,S.H.,M.Si.
2. Walikota Bekasi diwakili diterima Asisten Daerah III Administrasi Umum Setda Kota Bekasi Drs.Dinar Faizal Badar,
3. Bupati Sumedang diterima di wakili oleh Asisten Administrasi Umum (Asda III) Sekretariat Daerah Kabupaten Sumedang Budi Rahman.
4. Bupati Kab. Bogor diterima oleh Julianda LSM-LIRA Kabupaten Bogor didampingi Mustakim Ishak Sekretaris Dewan Pendiri LSM-LIRA.
Terkait Diskusi Nasional dalam tema “Mampuhkan Indonesia Melawan Korupsi: Satu Tahun Kepemimpinan Prabowo dalam Pemberantasan Korupsi, yang selenggarakan LSM LIRA Jawa Barat hadir sebagai narasumber; Wakil Direktur Pencegahan Kortastipidkor Polri (Kombes Pol. Mulya Hakim Solichin, S.I.K., M.H.), Drs. H. Daddy Rohanady (Anggota DPRD Prov Jawa Barat Fraksi Gerindra). Prof. Dr. Didin Muhafidin, S.Ip., M.Si. (Rektor Unfari Bandung), Ariansyah Eka Saputra (Unsur pengusaha Muda), dan Asep Chaerullah (Mantan Bidang Pencegahan KPK/ Dewan PAKAR LIRA.) yang dipandu oleh Najip Hendra. (MI)




Post A Comment:
0 comments: