Duplikasi Jembatan Pamaruyan, Anggaran Fantastis Manfaat Belum Dirasakan

Share it:

 

Sukabumi,(MediaTOR Online) - Proyek duplikasi Jembatan Pamuruyan di Cibadak, Kabupaten Sukabumi, dipastikan masih berlanjut dan sedang dalam pengerjaan  pada 2026 ini setelah sempat terhenti sejak 2022, dengan anggaran bersumber dari APBN senilai Rp24,76 miliar.

Penghentian proyek tahun 2022 lalu akibat ditemukannya indikasi Korupsi membuktikan lemahnya pengawasan dan tata kelola anggaran serta tingginya resiko gagal proyek.

Tidak sedikit kebocoran keuangan negara akibat gagal proyek Jembatan penghubung Parungkuda dan Cibadak ini . Sebut saja GR (50) warga Parungkuda  "Proyek jembatan Pamaruyan, harusnya sudah selesai dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Namun karena perbuatan kotor oknum, masyarakat dirugikan.” Tuturnya.

Harapan saya pelaksanaan proyek kali ini berjalan baik, sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya. Mengakhiri obrolannya dengan awak media.

Tahun ini alokasi pelaksanaan proyek jembatan Pamaruyan Cibadak Sukabumi menelan biaya sebesar Rp. 6,1 miliar. Dengan durasi kontrak 150 hari kalender.

Konsultan pengawas ditenggarai masih dipegang konsultan yang sama. (HH)

Share it:
Next
This is the most recent post.
Previous
Posting Lama

Daerah

Post A Comment:

0 comments: