Jakarta,(MediaTOR Online) – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo meresmikan Kantor Sekretariat Bersama Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (Sekber KBPBI) di Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (24/7/2026) siang lalu.
Menurut Sekjen Komunitas Cinta Polri (KCP) Suta Widhya SH peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Kapolri. Disaksikan oleh jajaran Pejabat Utama Mabes Polri serta pimpinan 17 Konfederasi dan 157 Federasi Buruh yang tergabung dalam KBPBI yang mewakili sekitar 90 persen kekuatan gerakan pekerja nasional.
"Sambutan Kapolri mengatakan bahwa kehadiran Sekber KBPBI merupakan wujud nyata sinergitas antara Polri dan elemen buruh dalam menjaga stabilitas ketenagakerjaan nasional. Ini kemajuan positif, " Jelas Suta.
Kapolri mengakui bahwa melalui Desk Ketenagakerjaan berkomitmen penuh untuk mengawal dan melindungi hak-hak buruh. Saya akan terus berada di garda terdepan untuk memperjuangkan hak-hak buruh,” lanjut Suta.
Kapolri memaparkan Desk Ketenagakerjaan Polri dalam kurun waktu satu tahun terakhir. Tercatat telah ditangani 291 sengketa ketenagakerjaan, difasilitasi pengangkatan 4.505 pekerja menjadi pegawai tetap, serta dilakukan mediasi dan penyelesaian ganti rugi bagi pekerja senilai Rp12,7 miliar.
Kapolri menjelaskan bahwa Polri tidak hanya hadir dalam aspek keamanan, tetapi juga hadir untuk memberikan kepastian dan perlindungan kepada pekerja. Ini merupakan terobosan baru yang sangat diharapkan oleh buruh atau pekerja.
Kapolri berharap Sekber KBPBI dapat menjadi pusat komunikasi, koordinasi, dan penyelesaian permasalahan ketenagakerjaan secara bipartit dan tripartit, sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan dengan dialog, bukan dengan tindakan anarkis yang merugikan semua pihak.
Sementara itu, perwakilan KBPBI mengapresiasi langkah Polri yang dinilai proaktif dalam merangkul gerakan buruh. Ia mengakui dengan adanya Sekber ini, kami yakin komunikasi dengan Polri dan pemerintah akan lebih terbuka demi kesejahteraan pekerja Indonesia.(**)


Post A Comment:
0 comments: