MUSRENBANG KABUPATEN SUKABUMI : INFRASTRUKTUR JALAN 2027 JADI PRIORITAS

Share it:

Sukabumi,(MediaTOR Online) - Musrenbang Kabupaten Sukabumi yang dilaksanakan sejak Februari secara daring oleh berbagai unsur perangkat daerah, dan masyarakat, Selasa (31/3) menghasilkan RKPD 2027. Hasil Musrenbang ini menetapkan fokus pembangunan pada penguatan agroindustri, pariwisata, dan infrastruktur, dengan hasil 1.711 usulan prioritas kecamatan dan 2.238 pokok pikiran DPRD. 

Tema utamanya musrenbang kali ini adalah “Penyiapan Ekosistem dan Regulasi Pendukung untuk Penguatan Sektor Unggulan”. 

Fokus Pembangunan, Peningkatan infrastruktur jalan, perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), dan penyediaan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM).

Jumlah Usulan, sebanyak 6.617 usulan warga dari desa mengerucut menjadi 1.711 usulan prioritas di 47 kecamatan.

Sementara Pokok Pikiran (Pokir) DPRD, Terhimpun 2.238 usulan kegiatan dari reses dan pengawasan, yang difokuskan pada sektor infrastruktur layanan publik dan sektor pertanian/perikanan.


Selaras dengan RPJMD 2025–2029 untuk menciptakan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarokah).

Sektor Penguatan Ekonomi, Fokus pada agroindustri berkelanjutan dan pariwisata unggulan sebagai penggerak ekonomi. 

Hasil Musrenbang ini telah ditandatangani dan selanjutnya akan diverifikasi oleh perangkat daerah untuk disusun dalam rancangan RKPD 2027. 

Kegiatan Musrenbang Kecamatan dihadiri oleh sejumlah anggota DPRD Kabupaten Sukabumi, camat beserta Forkopimcam, perwakilan UPTD/UPTB perangkat daerah, perwakilan desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, serta Tim Supervisi Kabupaten dari BPKAD, DPMD, dan Bapperida.

Kepada Media, Kepala Bapperida Kabupaten Sukabumi, Toha Wildan Athoillah, menyampaikan bahwa Musrenbang Kecamatan merupakan forum tahunan yang mempertemukan berbagai unsur pemangku kepentingan untuk menyepakati prioritas pembangunan hasil penjaringan aspirasi dari desa.

Prioritas pembangunan yang ditujukan kepada sejumlah Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, antara lain Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Perumahan dan Permukiman, Dinas Pertanian, Dinas Peternakan, Dinas Perhubungan, Dinas Perikanan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta Dinas Lingkungan Hidup," Ungkapnya. 

Disisi lain, sumber praktisi dan LSM yang saat itu juga memantau acara Musrenbang 2026 di bale Pangripta Bapperida, memberikan komentar. “Rencana Program bagus selaras dengan visi  Mubarokah , namun demikian kalau hanya mengandalkan PAD saya rasa agak berat lah, “ Kepada Media ini. 

Menurut Asep,“ anggaran 4.1 triliun, 1 triliun untuk kebutuhan gaji, dengan luas wilayah Kabupaten. Sepertinya, kecil kemungkinan pemerataan terwujud.” Sumber menambah kan, “ Bupati dan jajarannya, cari sumber keuangan diluar PAD, libatkan swasta, investor, “

Berdasarkan data statistik wilayah Kabupaten Sukabumi 4.164,15 km dengan jumlah penduduk 2. 8 juta jiwa, dengan tingkat sebaran penduduk rata rata 609 jiwa/km2, mengakibatkan lambannya pelayanan publik dirasakan masyarakat. (Hh)

Share it:

Daerah

Post A Comment:

0 comments: