Forum Bisnis Bekasi Wadah untuk Memajukan Kota Bekasi

Share it:
Bekasi (Mediator.Com)-Kota Bekasi sebagai kota jasa dan perdagangan menjadi potensi bagi para pengusaha untuk mengembangkan jaringan usahanya lebih baik lagi. Sebagai kota mitra dari Ibukota Jakarta, maka Kota Bekasi harus mampu menyiapkan dan memantaskan diri sebagai kota jasa dan perdagangan. 
Berbagai permasalahan perkotaan, perizinan serta penegakan hukum menjadi kendala pengusaha dalam mengembangkan bisnisnya.  Maka dari itu kehadiran Forum Bisnis Bekasi menjadi wadah informasi, diskusi dan solusi bagi para pengusaha untuk mengembangkan bisnisnya sekaligus menjadikan Kota Bekasi maju, sejahtera dan ikhsan.
Diskusi dengan tema “Minimnya Penyerapan  APBD TA 2015, Dilihat dari Sudut Pandang Harapan  dan Kendala yang Ada”, Forum Bisnis Bekasi untuk pertama kalinya secara umum menyelenggarakan diskusi sekaligus deklarasi terbentuknya forum tersebut di Griya Wulan Sari, Kota Bekasi, Rabu (2/9).
Dengan dihadiri Walikota Bekasi Dr Rahmat Effendi, Kepala Kejari Kota Bekasi Chatarina Muliana Girsang SH SE MH, Kepala Bappeda Jumhana Lutfi serta para pengusaha dan pelaku bisnis di Kota Bekasi, Forum Bisnis Bekasi berupaya membuka sinergitas antara pelaku bisnis dengan stake holder di Kota Bekasi.
Menurut Ketua Forum Bisnis Bekasi Dr Marhaban Sigalingging kepada MediaTOR.com  usai acara mengakui jika kendala dan permasalahan yang ada di Kota Bekasi terutama menyangkut pembangunan infrastruktur, fasilitas, perizinan dan sarana penunjang  bagi pebisnis dalam mengembangkan usahanya di Kota Bekasi. Fasilitas hotel berbintang, lapangan golf, gedung continental, infrastruktur serta tata kota yang dirasakan masih kurang memadai dalam mewujudkan Kota  Bekasi sebagai kota jasa dan perdagangan.
“Mayoritas yang dimiliki Kota Bekasi  hanya SDM nya dengan penduduk 2,5 juta dengan luas 21 ribu hektar, perlunya suatu terobosan dalam memberdayakan SDM tersebut agar potensi SDM mampu menjadi penggerak ekonomi Kota Bekasi,” terangnya.
Sementara itu, Sekretaris Forum Bisnis Bekasi Iqbal Daud Hutapea SH MH mengharapkan aga
r pelaku bisnis yang ada di Kota Bekasi untuk lebih berkreatifitas dan berkreasi. Karena era globalisasi menuntut pelaku bisnis mampu bersaing.
“Jangan saling berebut proyek APBD dan ketergantungan kepada proyek pemerintah. Jadilah pebisnis yang mampu mandiri, unggul dan pelopor dalam menciptakan peluang usaha yang kreatif,” tutur Iqbal.
Menurut Iqbal setiap proyek pemerintah jika dilaksanakan tanpa kehati-hatian dan ceroboh dalam penggunaan uang negara, konsekuensinya adalah hukum. Yang pada akhirnya menjadi lingkaran setan bagi mereka yang terlibat didalamnya. Untuk itu, perlunya kemampuan pelaku usaha untuk mengolah potensi-potensi lain yang dimiliki Kota Bekasi menjadi sebuah peluang bisnis.
Dukungan dan kebijakan pemerintah Kota Bekasi pun diharapkan ikut membangun iklim yang baik bagi pelaku bisnis untuk mengembangkan Kota Bekasi maju. “Sinergitas antara pengusaha, pelaku bisnis dengan stake holder saling menguntungkan demi mewujudkan Kota Bekasi yang mampu bersaing dengan kota-kota lain,” kata Alexander Felder MBA salah satu pengusaha Advertising menambahkan.(SF)

Share it:

Bodetabek

Post A Comment:

0 comments: