PKBM Tunas Mulia Kota Bogor Adakan Pelatihan Pembelajaran Kesetaraan Daring Bagi Tutor

Share it:

Bogor,(MediaTOR Online. Dalam  Kegiatan Belajar mengajar bagi  Masyarakat (PKBM) Bintang Tunas Mulia (BTM) Kota Bogor,  mengadakan pelatihan pembelajaran Kesetaraan Daring bagi tutornya, di PKBM setempat, Kampung Pabuaran Kandang, RT 01/RW 03, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanahsareal, Minggu (26/7).

Ketua Pengelola PKBM BTM, Ujang Rusmana kepada wartawan baru baru ini menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti sebanyak 20 tutor PKBM BTM.
Pelatihan juga menghadirkan narasumber dari Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor.

Tujuannya,  agar para tutor dapat segera memberikan materi pembelajaran secara virtual dan online secara optimal di tengah Pandemi COVID-19.

"Selain memberikan pelatihan kepada tutor, kami juga terus menyiapkan sarana dan prasarana, sesuai protokol kesehatan, dalam rangka persiapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB)," ucap Ujang Rusmana.

Tidak itu saja, lanjut Ujang Rusmana, pelatihan tersebut sebagai upaya mensinergikan kesepahaman pengetahuan secara teknis agar tidak terjadi kendala dalam proses belajar mengajar jarak jauh, saat ini.

"Pelatihan ini untuk melatih tutor dalam memahami penggunaan tekhnologi yang canggih agar mudah dalam belajar mengajar online," katanya

Baginya, tidak ada kendala berarti selama pelatihan yang digelar sehari. Perlengkapan seperti laptop yang kini telah dimiliki hampir semua guru. Bahkan pihaknya juga telah menyiapkan instruktur berkualitas dan tidak diragukan di bidangnya. "Kadang jaringan aja yang sering gangguan selama pelatihan ini," katanya.

Dia berharap dengan pelatihan ini kebutuhan warga belajar akan pelajaran dapat dengan mudah dimengerti warga belajar. Begitu pula terhadap tugas dan latihan soal yang diberikan dapat dengan mudah diselesaikan warga belajar.

"Harapannya, bisa berjalan dengan  lancar agar dapat menyelesaikan tugas dengan baik selama belajar daring," harapnya.

Sementara itu, penilik Pendidikan Kesetaraan, Disdik  Kota Bogor, Rachmat Sulaeman menilai memandang perlu dilakukan program pelatihan ini. Mengingat, dalam pembelajaran jarak jauh saat ini yang membutuhkan alat bantu berupa perangkat lunak. Dipandang perlu kesejajaran pengetahuan dalam menjaga kesamaan capaian baik kuantitas maupun kualitas.

"Memang dalam suasana pandemi covid-19 diperlukan inovasi yang dilakukan untuk pembelajaran. Disamping itu agar tutor lebih melek terhadap IT dalam pemberian pembelajaran jarak jauh pada warga belajar. Dengan harapan pembelajaran jarak jauh yang lebih bermakna,". pungkas. nya. (Pa. Cik)
Share it:

Pendidikan

Post A Comment:

0 comments: