Bekasi,(MediaTOR Online) - Saat kunjungan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi ke daerah kali Gabus, Tambun Utara Kabupaten Bekasi untuk memantau daerah terdampak banjir pada 19 Januari 2026 akibat hujan yang berkepanjangan, beliau sempatkan mampir ke sekolah SMPN 2 Tambun Utara. Saat berkunjung ke sekolah ini, menurut staf penjaga saat ditanya pak gubernur, kepala sekolah mereka,Wiwi Permana, tidak masuk kerja karena sakit. Lantas gubernur memerintahkan dan memanggil wakil kepala sekolah.
SMPN 2 Tambun Utara selama ini memang sering banjir di saat musim hujan. Setelah normalisasi Kali Gabus sejak Maret 2025, oleh Pemprov Jawa Barat yang dikomando langsung bapak KDM julukan Sang Gubernur pada hujan deras dalam seminggu ini telah terasa dampak positip nya bahwa kawasan Tambun Utara telah berkurang debit banjirnya. Saat bicang bincang dengan warga sekitar dan warga sekolah, demi kelancaran arus aliran Kali Gabus maka akan dibangun satu jembatan bagus yang melengkung demi kelancaran arus sungai. Beberapa jembatan yang ada akan dibongkar dan cukup satu jembatan kita bangun di sini, ujar KDM dengan tegas. Termasuk bangunan yang masih memakai bantaran kali kita bongkar, tambahnya.
Walau Gubernur KDM tidak bertemu dengan kepala sekolah SMPN 2 Tambun Utara, Wiwi Permana, pak Gubernur tetap dengan niat baiknya tahun ini juga sekolah itu akan diperbaiki oleh Pemprov Jabar agar terlihat indah dan cantik. Sebab sekolah ini sudah jelek, kata KDM dengan nada tegas. Harus kita akui memang sekolah SMPN 2 Tambun Utara dengan jumlah siswa sekitar 900an terlihat sangat jelek walau statusnya sekaku sekolah penggerak. Untuk itu warga Tambun Utara hususnya sangat patut berucap syukur kepada KDM sebab kehadirannya selaku gubernur membawa perubahan yang dahsyat terutama masalah infrastruktur dan pendidikan.
Bravo SMPN 2 Tamara.....
Purba ****



Post A Comment:
0 comments: